SUARA INFORMASI MASYARAKAT

SUARA INFORMASI MASYARAKAT

Senin, 24 Desember 2012

Selamat Natal & Thn Baru - Perempuan Seksi

Selamat Hari Natal & Tahun Baru 2013

dari :

Ir. JB Siringoringo
Kadis Kehutanan Provsu

Perempuan Dipecat karena Terlalu Seksi


Daily Mail

Iowa - Seorang perempuan yang bekerja sebagai asisten dokter gigi di Iowa, AS, dipecat karena dianggap mengancam perkawinan bosnya. Perempuan itu kalah di pengadilan saat menggugat pemecatan itu.

Pekerja yang dipecat itu adalah Melissa Nelson, seorang perempuan yang telah menikah dan memiliki anak. Dia telah bekerja kepada James Knight selama 10 tahun sebelum istri Knight mengeluhkan "kegilaan" Knight kepada Nelson. Demikian diberitakan AFP, Selasa (25/12/2012).

Kepada hakim, Nelson menyebut dia melihat Knight sebagai figur ayah dan seorang pria dengan "integritas" yang memperlakukannya dengan penuh hormat.

Namun sekitar 9 tahun bekerja, Knight mulai mengeluhkan bahwa pakaian Nelson "mengganggu" karena terlalu ketat dan Knight kadang meminta Nelson menutupinya dengan jas laboratorium.

Knight berkata kepada Nelson bahwa "bila dia (Nelson) melihat celananya (Knight) menggembung, dia (Nelson) akan tahu bahwa pakaiannya terlalu terbuka," demikian berkas pengadilan.

Nelson menyebut komplain tentang baju ketatnya tidaklah adil. Knight lantas menjawab SMS Nelson itu dengan menyebut bahwa adalah hal yang baik bila Nelson juga tidak mengenakan celana yang ketat.

Knight pernah mendiskusikan kehidupan seksual Nelson dan Knight berkata kepada Nelson "itu seperti memiliki Lamborghini di garasi dan tidak pernah mengemudikannya." Istri Knight segera bertindak begitu menemukan keduanya saling berkirim SMS.

Setelah berbicara dengan pastor, Knight akhirnya setuju memecat Nelson karena dia merupakan "ancaman besar terhadap perkawinan kami."

Knight dengan ditemani pastor berkata kepada Nelson bahwa hubungan mereka -- meski tidak ada affair seksual -- merugikan bagi keluarga mereka dan demi keluarga, mereka sebaiknya tidak bekerja bersama.

Sementara itu, pengadilan di Iowa memutuskan bahwa tindakan pemecatan kepada Nelson dengan dalih Nelson merupakan ancaman pernikahan adalah legal. 7 Hakim yang semuanya pria sepakat bos bisa memecat karyawannnya yang mereka lihat memiliki "daya tarik yang tak tertahankan" meskipun mereka tidak terlibat dalam perilaku genit atau melakukan sesuatu yang salah.(dtc)

Jumat, 07 Desember 2012

JELANG PILKADA, POLISI SIAGA & ARTIS


4 Hari Jelang Pilkada Bangkalan, KPU Diduduki Massa, Polisi Siaga



Bangkalan --(MPO) Jembatan Suramadu sisi Bangkalan Madura mendapat penjagaan. Pasukan Brimob Polda Jatim disiagakan menyusul ada isu pemblokiran massa salah satu pendukung calon bupati Bangkalan yang dicoret KPU setempat.

Kepala shift Jembatan Suramadu Nyanimun mengatakan, kesiagaan aparat kepolisian ini disebabkan adanya isu pemblokiran Jembatan Suramadu. Karena Jumat (7/12/2012) sore, sempat ada massa datang menumpang 4 truk. Namun massa kemudian pergi.

"Masih siaga sampai sekarang mas. Tadi sempat datang warga menggunakan 4 truk," katanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat malam.

Menurutnya, antisipasi kedatangan warga sebenarnya sudah diantisipasi oleh petugas gabungan sejak siang. Bahkan, sampai saat ini pukul 20:45 WIB, kata Nyanimun, aparat tetap siaga.

Pantauan detiksurabaya.com, aparat kepolisian hingga Jumat malam
juga siaga di sekitar kantor KPU Bangkalan maupun tempat-tempat vital.
Kabag Ops Polres Bangkalan Kompol Abd. Rokhim mengatakan, pihaknya menyiagakan personil secara maksimal, 550 personel gabungan dengan Polda Jawa Timur.

Calon Nomor Urut 1 Dicoret

Suhu politik di Bangkalan memang sedang panas. Kantor KPU dikepung ribuan massa pendukung pasangan calon nomor urut satu, KH Imam Buchori Cholil - RH Zainal Alim (Imam-Zein).

Mereka marah karena nama calonnya dicoret dari daftar calon oleh KPU pada pada yang Kamis (6/12/2012) malam. Padahal, masa pencoblosan sudah dekat, yakni 12 Desember 2012 mendatang.

Kekecewaan massa itu ditumpahkan dengan cara menyegel kantor KPU Bangkalan dan melakukan pendudukan dengan mendirikan tenda. Massa menuntut KPU Bangkalan meloloskan Imam-Zain berlaga dalam pilkada.

Sebelumnya, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar menyatakan pencoretan pasangan Imam-Zain adalah hasil putusan PTUN Surabaya. PTUN menilai pengurus PPN yang mengusung Imam-Zain dinyatakan cacat hukum, dikarenakan pengangkatannya melanggar AD ART partai.

Atas putusan PTUN yang dibacakan Rabu (5/12/2012) itu, KPU Bangkalan justru tidak menyatakan banding. Sebaliknya KPU langsung mencabut penetapan pasangan nomor urut satu Imam-Zain.

Pilkada Bangkalan tersebut, KPU sebelumnya telah menetapkan tiga pasang caon. Nomor urut 1 adalah KH Imam Buchori-Rh Zainal Alim (Imam-Zain), nomor urut 2 pasangan Nizar Zahro-HR Zulkifli (Nikmat), dan nomor urut tiga yakni anak dari Bupati Bangkalan Fuad Amin, Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii(dtc)



 HIBURAN

Pakai Lagu Tanpa Izin, InulVizta Digugat Boys of Rock

Inul Daratista


Pakai Lagu Tanpa Izin, InulVizta Digugat Boys of Rock


- Tempat usaha karaoke Inulvizta digugat salah satu personel Gigi, Thomas Ramdhan. Di sini Thomas merupakan wakil manajemen band Boys of Rock, yang lagunya ada di tempat usaha karoke milik Inul. Lagu tersebut berjudul Keputusanku.
"Saya mewakili anak saya, Bounty, seorang produser, wakil sebuah label Livink Kariswara Murti, memberitahu bahwa lagu Keputusanku ada di tempat karoke Inulvizta dan itu digunakan tanpa izin," ujar Thomas saat jumpa pers di Shelter Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (7/12).
Dengan kondisi tersebut, Thomas dan Boys of Rock mensomasi Inulvizta karena telah menggunakan lagu yang terdapat dalam album Weakness is for Sweetness itu.
"Setelah mengadakan penelitian, tempat karaoke yang diduga punya Inul Daratista terbukti menggunakan tanpa ijin dan merasa dirugikan. Menanggapi hal ini telah di kirim somasi kepada pihak InulVizta, PT Vizta Pratama," ujar kuasa hukum Boys of Rock, Johny Politon, S.H di tempat yang sama.
Berdasarkan penyelidikan, beberapa tempat karaoke milik Inul seperti di Pasar Festival, Pejaten Village, Cibubur Junction, memiliki lagu itu. "Kita juga punya bukti bon dan rekamannya," pungkas Thomas. (kpl/)